Kabupaten Tangerang - Balai POM di Tangerang menghadiri puncak peringatan Patient Safety Day 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Lippo Village Main Campus, Universitas Pelita Harapan (UPH), Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Prevent Non-Communicable Diseases, Protect Lives”, kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan World Patient Safety Day (WPSD) 2026 yang diinisiasi oleh World Health Organization (WHO), dengan tema global “Safe care for noncommunicable diseases” dan slogan “Safe care for life!”
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) sekaligus memperkuat komitmen terhadap keselamatan pasien. Upaya pencegahan PTM dapat dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat, termasuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan kesehatan dan penggunaan obat yang aman.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesembuhan pasien merupakan aspek utama dalam pelayanan kesehatan. Meningkatnya beban PTM perlu direspons melalui upaya promotif dan preventif, disertai dengan memastikan pelayanan dan pengobatan yang diberikan kepada masyarakat tetap aman.
Selain aspek pencegahan PTM, kegiatan juga menyoroti pentingnya keamanan penggunaan obat melalui pengawasan sepanjang siklus hidup produk, termasuk pengawasan post-market melalui farmakovigilans. Masyarakat dan tenaga kesehatan juga didorong untuk berperan aktif dalam melaporkan masalah terkait penggunaan obat dan efek samping melalui sistem pelaporan elektronik Monitoring Efek Samping Obat (e-MESO).
Puncak peringatan Patient Safety Day 2026 diikuti oleh peserta secara luring maupun daring. Penyelenggaraan kegiatan di lingkungan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan dan menanamkan budaya keselamatan pasien sejak masa pendidikan, khususnya kepada mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di bidang kesehatan.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan patient safety commitment melalui Wellness Tree, talk show interaktif mengenai pencegahan PTM, penggunaan obat secara bijak, dan keselamatan pasien di era self-medication. Selain itu, peserta juga dapat mengikuti berbagai aktivitas pada booth “Patient Safety Journey” yang menghadirkan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, edukasi, dan aktivitas interaktif.
Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Balai POM di Tangerang turut mendukung penguatan budaya keselamatan pasien dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, penggunaan obat yang bijak, serta pengawasan keamanan obat setelah beredar di masyarakat.
Komitmen terhadap keselamatan pasien diharapkan tidak hanya berfokus pada keamanan produk dan penggunaan yang tepat, tetapi juga mendorong terciptanya hasil pelayanan kesehatan yang aman (safe outcome) melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia akademik, tenaga kesehatan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.